Rabu, 14 Juli 2010

terdiam sepiku dimulut sang waktu
sambil ku tenggelam dalam lamunan semu
deburan ombak tundukkanku
deru angin malam temani sepiku

sepiku malam ini
walau pasir pantai tertiup angin bak menari
namun tak kunjung obati hati yang sepi

aq bosan lalu menengadah cakrawala
tampak sang bulan tersenyum tipis bercahaya
sejenak obati sepi yang tak reda

jutaan bintangpun gemerlap ceria
bangkitkanku dari derita

sunyi malampun kian terasa
hembusan malam sesakkan dada
hembusan nafas lukiskan duka
kilau lautan pantulkan cahaya

cahaya cinta yang menggoda
hingga membelaiku dalam kesunyian
dan lelapkanku diatas pasir pantai kenangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar